Flora

Heboh Petai Raksasa yang Ternyata Itu Entada Flora Endemik Indonesia

Flora – Misteri ‘Petai’ berukuran jumbo yang ditemukan warga Desa Panawaren, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara akhirnya terkuak. Buah yang mirip dengan petai raksasa berukuran panjang 120 sentimeter ini ternyata bernama Entada masuk ke dalam jenis tumbuhan polong-polongan. Entada merupakan tanaman merambat, meskipun masih satu ordo dengan tanaman petai biasanya. Berikut kami ulas informasi tanaman langka ini lebih detail.

PENDAHULUAN

Skor Entada (Entada rheedii)

Dari 100% poin, setelah kami perhitungkan “Entada (Entada rheedii)” mendapatkan skor: 89.9% (B) langka.

Keterangan: Hasil skor kami analisis berdasarkan tingkat kelangkaan flora, hasil survey di lapangan, informasi dari teori publikasi dan faktor-faktor lainnya.
Skor % Nilai Ket.
90-100 A Sangat langka
80-89 B Langka
70-79 C Cukup langka
60-69 D Tidak langka
10-59 E Populasi stabil
Keterangan: Penilaian dapat saja berubah jika flora terkait mengalami perubahan populasi, status dan faktor-faktor lainnya.

Klasifikasi Entada (Entada rheedii)

Dalam klasifikasi flora dapat di kelompokkan menjadi 3 (tiga) klasifikasi diantaranya:

  1. Flora Asli (Daftar tetumbuhan yang asli, yang hidup di suatu wilayah tertentu).
  2. Flora Tanaman (pertanian dan hortikultura, mencakup tetumbuhan yang di tanam atau dibudidayakan manusia).
  3. Flora Gulma (Daftar jenis-jenis tetumbuhan yang tidak diinginkan tumbuh di lahan pertanian atau di tempat lainnya).

Klasifikasi flora Entada (Entada rheedii) masuk ke dalam jenis Flora Asli (Daftar tetumbuhan yang asli, yang hidup di suatu wilayah tertentu).

Informasi lainnya: Pisang Raksasa Musa Ingens Menjadi Pisang Terbesar di Dunia

PEMBAHASAN

Nama Ilmiah Entada (Entada rheedii)

Nama ilmiah Entada adalah Entada rheedii. Berikut klasifikasi ilmiahnya.

Kingdom Plantae
Unranked Angiosperms, Eudicots, Rosids, Mimosoid clade
Order Fabales
Family Fabaceae
Subfamily Caesalpinioideae
Genus Entada
Adans.

Ciri-Ciri Entada (Entada rheedii)

Berikut ciri-ciri dari flora terkait yang dapat kami gambarkan. Ciri-ciri ini dapat di klasifikasikan berdasarkan analisis, hasil survey langsung mengenai flora terkait dan berdasarkan teori terpadu dari berbagai sumber.

  • Memiliki bentuk hampir menyerupai petai namun Entada berukuran jumbo.
  • Berbeda dengan Petai atau Jengkol memiliki pohon perdu, sedangkan Entada adalah tumbuhan yang merambat.
  • Entada merambat seperti tanaman Kacang Polong namun berukuran jumbo.
  • Tumbuhan Entada hanya tumbuh di tempat-tempat tertentu.
Flora Entada (Entada rheedii)
| Foto: Lotus Factory

Habitat Entada (Entada rheedii)

  • Entada dapat ditemukan di hutan lindung Pringamba 2, Desa Panawaren, Banjarnegara, Jawa Tengah. Entada juga hidup di hutan hujan dengan ekosistem yang baik, sekitar 1.000 MDPL ke atas. Di Indonesia sendiri tidak semua hutan tumbuhan Entada dapat ditemukan, hanya di tempat-tertentu saja.
Entada (Entada rheedii) di Indonesia
| Foto: Agus Suwarto
  • Di luar Indonesia Entada (Entada rheedii) dapat di temukan di kawasan hutan Afrika.
Entada (Entada rheedii) di Afrika
| Foto: Bart Wursten

Siklus Hidup Entada (Entada rheedii)

  • Dari benih kemudian tumbuh merambat, berbunga lalu berbuah.
Bunga Entada (Entada rheedii)
| Foto: Lotus Factory
  • Dari buah yang matang akan menghasilkan biji.
  • Bakal biji akan jatuh dan kembali menghasilkan benih baru, kemudian tumbuh lagi.
Pohon, Buah dan Biji Entada (Entada rheedii)
| Foto: Valentine Gr.
  • Entada akan merambat membentuk rumpun dalam semak belukar atau menghinggapi pohon sebagai tumpuannya.
  • Entada (Entada rheedii) dapat hidup hingga puluhan tahun jika unsur hara di habitatnya baik.

Budidaya Entada (Entada rheedii)

Sampai saat ini tidak ada yang membudidayakan Entada (Entada rheedii) ini di karenakan langka dan tidak di ketahui secara pasti khasiat atau kegunaanya. Terlebih habitatnya hanya di kawasan-kawasan tertentu alias tidak tumbuh di seluruh daerah di Indonesia.

Rasa Entada (Entada rheedii)

  • Entada (Entada rheedii) memiliki emiliki rasa pahit, sengir dan hambar.
  • Jika memakan buah ini maka akan pusing seperti mabuk.
  • Oleh karena itu tidak di sarankan memakan buah Entada (Entada rheedii).

Status Perlindungan Entada (Entada rheedii)

Berdasarkan informasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Nomor p.20/menlhk/setjen/kum.1/6/2018 Tentang Penetapan Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi, Entada (Entada rheedii) hingga saat ini berstatus “Tidak Dilindungi“. Meski pun begitu Entada (Entada rheedii) sangat perlu di budidayakan atau di lestarikan agar flora Indonesia ini tidak punah.

PENUTUP

Dengan mengetahui serta mempelajari flora dan fauna endemik Indonesia, kita sudah mulai mengenali kekayaan alam Indonesia. Indonesia memiliki keragaman hayati yang sangat besar. Bahkan keanekaragaman hayati Indonesia termasuk tiga besar di dunia bersama dengan Brazil di Amerika Selatan dan Zaire di Afrika. Untuk itu mari sama-sama mengenali ragam flora dan fauna Indonesia. Bersama menjaga serta melestarikannya adalah kewajiban kita semua agar tidak terjadi kepunahan di masa yang akan datang.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Informasi ini kami tulis berdasarkan wawasan dan pengetahuan di tambah beberapa informasi dari masyarakat.
  2. Beberapa foto / video dari kontributor: Lotus Factory, Agus Suwarto, Valentine Gr., Bart Wursten.
  3. The Legume Phylogeny Working Group (LPWG). (2017). “A new subfamily classification of the Leguminosae based on a taxonomically comprehensive phylogeny“. Taxon. 66 (1): 44–77. doi:10.12705/661.3.
  4. Germplasm Resources Information Network. United States Department of Agriculture. “Entada Adans“. 2007-10-05. Archived from the original on 2009-05-06.
Scroll Up
error: